Dengan muka berseri-seri dan jiwa lapang ia berkata, "Bergembiralah ibu, apa yang ibu cari? Apa yang ibu inginkan? Apa yang ibu suka?" Lalu ia berkali-kali ia mencium kening ibunya di sela-sela ucapan-ucapannya kepada ibunya tercinta. Inilah yang ia katakan dan ia lakukan terhadap ibunya. (101 Catatan Pembakar Semangat Iman - Abdul Malik Al-Qasim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar